Cara Menghitung Kebutuhan Material Besi Untuk Membangun Rumah 2 Lantai

Cara Menghitung Kebutuhan Material Besi Untuk  Rumah 2 Lantai - Proses Membangun rumah 2 lantai dengan menggunakan struktur beton bertulang, maka diperlukan material besi sebagai tulangan, fungsi utamanya adalah material besi menahan gaya tarik, material beton berfungsi menahan gaya tekan yang diakibatkan oleh beban yang ada.
Gabungan diantara material besi dan material beton ini bisa menjadi kombinasi yang kuat. Dalam Hal ini material besi terdapat beragam  bentuk dan ukuran yang beredar dipasaran, pada umumnya untuk  panjangn rata-rata 12m. 
Dalam pemilihannya perlu disesuaikan antara bentuk dan desain bangunan rumah kita supaya mendapat struktur yang kokoh namun hemat biaya (tidak boros).
Dalam Hal kesempatan kali ini kita akan bahas "Cara Menghitung Kebutuhan Material Besi Untuk Membangun Rumah 2 Lantai", untuk melakukan perhitungannya silahkan teruskan membaca ke paragaf berikutnya.

Tahapan Dalam Menghitung Kebutuhan Material Besi Untuk Rumah 2 (Dua) Lantai

Step #1 Merencanakan Gambar Rumah 2 (Dua) Lantai

Dalam tahap awal kita seharusnya sudah mepunyai gambar perencanaan rumah kita. Gambar perencanaan rumah dimaksudkan untuk menghitung kebutuhan keperluan materal besi sebagai mana yang kita maksud, dalam pembahasan kita kali ini, karena dari gambar perencanaan rumah itulah kita bisa melihat dan menghitung bagian mana saja dan apa saja yang menggunakan materail besi dalam hal ini adalah bangunan beton bertulang, sehingga kita dapat menghitung berapa total volume panjang besi yang diperlukan dan diamater berapa pembesianya.
Tahap mendesain rumah ini merupakan bidang kerja arsitek, atau mungkin kita  bisa merancangnya sesuai dengan keinginan kita.

Step #2 Perhitungan Struktur 
Tahap berikutnya setelah gambar perencanaan kemudian dilanjutkan ke tahap berikutnya yaitu perhitungan struktur, dalam hal ini tenaga ahli teknik sipil dalam perhitungan struktur dilakukan.
Pada tahap ini ditetapkan ingin menggunakan ukuran struktur, bahan yang digunakan, termasuk juga didalamnya yaitu diamater serta jumlah besinya. 
Dalam kasus biasa yang kita sering jumpai di kehidupan masyarakat untuk desain rumah dengan bentuk dan ukuran yang standar rata2 masyarakat kita  hanya memakai ilmu biasa yang sering digunakan (tidak bersifat khusus), sebagian besar dari tukang-tukang bangunan atau mandor-mandor sudah hafal (diluar kepala) perkiraan jumlah besi yang ginunakan.

Step #3 Perhitungan Kebutuhan Besi
Setelah tahap perhitungan struktur, sudah dianggap aman, maka dilajutkan pada tahap perhitungan kebutuhan material besinya, perhitungannya dilakukan satu persatu dari masing-masing bagian yaitu:
sloof, kolom, balok, dak plat lantai. 
Contoh Perhitungan:
Total panjang sloof 100 meter, dengan besi tulangan utama (pokok) 6 buah diameter 10 mm, begel besi (ring) diamater 8 mm, jarak 20 cm setiap begel, maka butuh besi diamater 10mm sebanyak 6 buahh x 100 meter = 600 meter, panjang besi (Pasaran) perbatang 12 meter, maka total kebutuhanya = 600 meter/12 meter = 50 batang. utuk begelnya (ring) 90 meter / 0,2 meter = 450 buah.

Dengan melihat cara perhitungan kebutuhan besi di atas untuk bangun rumah 2 (dua) lantai tersebut, maka kita bisa mengetahui tahapan alur perhitungan yang kita lakukan. Dengan demi kian kita lanjutkan ke tahapan perhitungan ke bagian-bagian berikutnya.
Tentunya dengan menggunakan cara yang sama, yang sudah kita lakukan di contoh kasus yang diatas tadi.

Dalam melakukan perhitungan diatas alangkah baiknya dilakukan secara hati-hati dikarenakan ketepatan jumlah yang kita perlukan akan ditentukan oleh perhitunganya kita seperti diatas. sehingga bisa menghemat biaya dan waktu dalam proses pembangunan rumah 2 (dua) lantai kita.

Demikian pembahasan kita mengenai "Cara Menghitung Kebutuhan Material Besi Untuk Membangun Rumah 2 Lantai" semoga bermanfaat.

Next
This is the current newest page
Previous
Next Post

No comments: