7 konstruksi Pondasi rumah tahan gempa Di Indonesia

Hai Sobat Ndot, Siapa yang mempunya impian punya rumah sendiri?
Impian ini tertanam jauh didalam lubuk hati masing-masing orang, khususnya orang indonesia.
Kenapa?
Karena posisinya ini berada setelah pertanyaan keramat yaitu Kapan Nikah?    

Yaps! Setalah kita berhasil menjawab pertanyaan keramat tadi, tugas kita selanjutnya mempunyai Gubuk Cinta yang nyaman yang Damai Bukan

Untuk itu Postingan ini hadir, bagi yang sedang merencanakan membangun rumah dengan suami atau dengan istri anda. inilah solusinya.
kan udah bisa langsung beli, atau kredit Rumah BTN?
Ia memang benar kita sudah bisa beli dan kredit asal kita udah punya uang banyak.

tapi tunggu dulu, apa rumah anda hendak bangun atau hendak anda beli ataupu kredit, sudah tahan gempa?

RUMAH ANDA TAHAN GEMPA? 

Nah Loh mikir kan,
Kata pengembang sih Tahan Gempa!
Ok anda percaya 100%, ????

Tunggu dulu, anda sebagai Konsumen harus tau dan jeli apa rumah yang anda beli ini Tahan Gempa Atau tidak, jangan sampai pas ada gempa sedikit rumah kita sudah retak-retak. 

kan keluar biaya lagi kan! 

Kehati-hatian dari kita seharusnya membawa kita hidup makin nyaman,

Dalam kesempatan ini kami akan bahas dasar-dasar dalam memilih rumah tinggal yang tahan gempa, sehingga kita terhindar dari berbagai macam resiko.

Ok dibwah ini adalah gampar peta gempa Wilayah Repuplik Indonesia yang kita cintai ini

Nah dari peta dibawah dimana kita berada?

Berarti kalo rumah anda sekarang sudah dalam peta tersebut maka WASPADA!!! hehehehe
Atau Anda berada pada Pulau Kalimantan????

Kalo ia Damailah anda, itu sebebnya Pemerintah Kita yang tercinta sudah serius ingin memindahkan Ibu Kota Naegara Kepulau Kalimantan Itu salah satu sebabnya.

Mari kita bahas  tentang dasar-dasar membangun rumah tinggal yang tahan gempa di indonesia. bagaimana bentuk konstruksi rumah yang Tahan Gempa Di Indnesia.

Macam Jenis Rumah

Rumah#1. Rumah Sederhana
Rumah Sederhana adalah bangunan rumah layak huni yang bagian huniannya berada langsung di atas permukaan tanah, berupa rumah tunggal, rumah kopel dan rumah deret. Harganya terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah dan sedang. Luas lantai bangunan tidak lebih dari 70 m2, yang dibangun di atas tanah dengan luas kaveling 54 m2 sampai dengan 200 m2. 

Rumah#2 Rumah Bertingkat
Rumah Bertingkat
adalah rumah tinggal berlantai dua (2) atau lebih,  rumah susun (rusun) baik untuk golongan berpenghasilan rendah (rumah susun sederhana sewa), golongan berpenghasilan menengah (rumah susun sederhana) maupun golongan berpenghasilan atas (rumah susun mewah ≈ apartemen) 

Setelah kita menentukan Target Rumah Kita maka kita lanjutkan kembali.

Pondasi
Jangan main-main dengan kata yang satu ini, dikarenakan bagunan yang kita buat atau yang kita beli seluruhnya bertopang di pondasi.

Langkah Membangun Pondasi
Pondasi#1. Berada ditanah keras. 
    ini sering kita tidak sadar ketika kita akan membili atau membangun rata-rata tanahnya itu bekas, persawahan, dan yang paling parah hampir perumahan dikota besar dibangun diatas bekas Rawa. dengan kata lain kita harus tempatkan diatas tanah keras.

Pondasi#2. Penampang melintang pondasi harus simetris seperti terlihat pada
Penampang melintang pondasi batu kali 
usahakan memilih bentuk Ponasi yang simetris, sehingga penyebaran beban juga merata. mengurangi potensi gagalnya struktur bangunan.

Pemilihan Bentuk pondasi yang digunakan akan menurunkan resiko terjadinya kerusakan akibat gempa. dengan kata lain pondasi merupakan unsur Konstruksi Rumah tahan Gempa.

Pondasi#3. Harus dihindarkan penempatan pondasi pada sebagian tanah keras dan sebagian tanah lunak.



Hindari yang seperti ini. dikarenak ketika salah satunya berada di dalam tanah lunak atau keras maka sudah dipastikan ada keretakan.

lebihbaik dalam tanah lunak sekalian sama rata, sehingga kalo terjadi penurunan tanah maka pondasi akan turun dengan bersamaan sehingga tidak terjadi keretakan.

Pondasi#4. Menggunakan pondasi menerus, mengikuti panjang denah bangunan
Pondasi menerus.

Terlepas apa pun materialnya,  maka menggunakan Pondasi menerus ini ini merupak upaya mengurai resiko gempa, 



Pondasi#5. Pondasi dibuat menerus pada kedalaman yang sama
Point Lima ini banyak yang melakukan dan bahka tidak sadar. 

Kesalahan ini sering dijumpai ketika bangunan rumah ada di Lereng, Perbukitan, buatlah pondasi kedalamam yang sama sehingga tidak seperti gambar di bawah ini:
Pondasi bertangga yang tidak diperkenankan

Pondasi#6.Bila digunakan pondasi setempat/umpak, maka masing-masing  pondasi setempat tersebut harus diikat satu dengan lainnya secara kaku dengan balok pengikat
Detail balok pengikat untuk pondasi umpak/setempat


Pondasi#7.Penggunaan pondasi pada kondisi tanah lunak dapat digunakan pondasi pelat beton atau jenis pondasi alternatif lainnya. 


Pondasi pelat dari beton bertulang 




Pondasi rakit dari kayu 

Dari ke7 Pondasi diatas pilihlah sesuai dengan keadaan tempat tinggal untuk membangun rumah tahan gempa, khususnya diwilayah indonesia.

Selah mengetahui dasar-dasar ini anda bisa bertanya ke pihak terkait sehingga anda yakin rumah kan akan anda huni dan beli itu merupakan rumah tinggal yang aman dari gempa atau tidak.


Contoh Pembuatan Pondasi Cakar Ayam Tahan Gempa di Indonesia

Previous
Next Post