DAFTAR HARGA UPAH TENAGA KERJA TAHUN 2017


Harga dasar satuan upah tahu 2017 merupakan salah satu item yang di perlukan untuk meyusun Rncana Anggaran Biaya ( RAB). Damana harga yang tercantum atau di pakai dalam menganalisa harga tidak boleh atau harus sesuai dengan starndar upah nasional. Dengan kata lain harga upah tidak diperbolehkan dibawah ambang batas bawah UPAH.

Sebagai contoh kita ambil ketentuan dari Dokmen Lelang pada BAB LDP (Lembar Data Pemilihan) pada pint P mengenao UPAH MINIMUM KABUPATEN KOTA

LDP (Lembar Data Pemilihan)

P.UPAH MINIMUMKABUPATEN/KOTA 
Dalam Penawaran Harga Satuan Upah yang di gunakan untuk menawar tidak diperbolehkan menggunakan harga satuan upah dibawah Upah Minimum Kabupaten Indramayu Tahu 2017, menjadi dasar perhitungan upah pekerja sehari. Untuk hitungan upah minimal pekerja diperhitungkan untuk perhitungan upah sehari : 

a. Bagi perusahaan dengan system waktu kerja 6 (enam) hari, upah bulanan dibagi 26 (dua puluh enam) 

b. Bagi perusahaan dengan system waktu kerja 5 (lima) hari, upah bulanan dibagi 23 (Dua Puluh Tiga) 

Penyedia jasa diwajibkan memberi keterangan di bawah Daftar Harga Upah Pekerja untuk perhitungan upah sehari dengan memilih salah satu (a atau b) perhitungan upah sehari diatas, jika penyedia jasa tidak memberikan keterangan dianggap penyedia Jasa tersebut memberikan upah pekerja sehari dengan perhitungan system waktu kerja 6 (enam) hari

E-LELANG Kabupaten Indramayu


Dalam halini peraturan ini hanya bias diakses oleh penyedia barang dan jasa yang sudah terdaftar sebagai rekanan di LPSE. Tentunya dalam penentuan stardar upah minimum ini tergantung dari kebijakan kabupaten dan kota yang mengeluarkan. Sehingga Ndot menulis ini hanya sebagai gambaran umum saja.

Dibawah ini adalah perkiraan daftar upah yang ada di JAWA BARAT Tahun 2017

Bentuk Excel Bisa dimabil di Sini

Tentunya dari daftar table diatas itu Ndot mengambil daftar Satuan upah untuk pekerjaan jalan raya, dari ke 26 point diatas itu bias dihitung dari UMR dimana Satuan Dasar Upah KAbupaten / Kota yang kita akan buat.


Contoh cara menghitung satuan Upah Pekerja:

Kita merujuk pada peraturan dari LDP Point P Huruf a. “Bagi perusahaan dengan system waktu kerja 6 (enam) hari, upah bulanan dibagi 26 (dua puluh enam)”

Jika UMR dari KAbupaten/Kota sebesar Rp.2.600.000,-

Maka perhitungannya sebagai berikut:

Rp. 2.600.000,-/26 Hari = Rp. 100,000,- jadi dalam satu hari dibayar dengan harga dasar Rp. 100.000,- Sehingga kita dalam satu Jam bisa dikatan dibayar seharga Rp.14,285.71

Dan bsa dilanjut sampai ke point 26 tadi.

Terus dimana satuan dasar upah ini di gunakan atau di pake?

Pertanyaan cerdas!!!!

Mari kita liahat gambar di bawah ini.


Pada analisa harga satuan pada pekerjaan Pesteran T.1 Cm Ad. 1:4 di atas pada Point A. TENAGA itu membutuhkan Pekerja , Tukang Batu, Kepala Tkang, dan Mandor. Dan satuannya OH atau Harian. Segingga untuk:

· Pekerja = 100.000,-
· Tukang Batu = 125.000,-
· Kepala Tukang = 150.000.-
· Mandor =175.000,-
Loh terus kapan memakai harga yang perJamnya?????

Kalo ada pertanyaan kapan kita menggunakan OH atau Jam itu semua sudag diatur dari SNI atau BOW pada postingan Sebelumnya.

Silahkan mampir di postingan sebelumnya “RENCANA ANGGARANBIAYA (RAB)




KESIMPULAN:

Dalam penentuan HArga SAtuan Upah ini berkaitan erat dengan UMR Kabuaten/Kota pekerjaan itu diadakan.
Satardar upah yang dibayar tidak boleh dibawah ambang batas harga satuan upah.
Kemudian kesimpulan yang lainnya Ndot serahkan Sepenuhnya kepada Sobat Endot sendiri setelah Baca Postingan berhak menyimpulkan sendiri dari hasil postingan Ndot.
Previous
Next Post